Rabu, 30 Maret 2016

pentingnya BK untuk permasalahan remaja

PENTINGNYA BK UNTUK PERMASALAH REMAJA
Pada masa remaja ini merupakan masa dengan banyaknya masalah yang muncul, mulai
dari masalah di rumah, di sekolah, sehinggga disetiap lingkungan mereka berinteraksi.
Khususnya disekolah, pada masa ini atau masa remaja ini diperlukan bimbingan khusus karena
pada masa remaja ini akan di hadapkankan dengan beban stufy, teman sebaya, kakak kelas, dan
beberapa guru-guru yang mungkin akan menghadapi beberapa masalah. Masalah masalah seperti
itu tidak dapat dibiiarkan karna akan mempengaruhi perkembangan remaja kedepannya, oleh
karena itu peran guru sebagai konselor sangatlah diperlukan untuk pengarahan, bimbingan, dan
emndampingi siswa dalam menghadapi masalah-masalah tersebut.
Permasalahan-permasalahan remaja yang biasa terjadi di sekolah adalah;
1. Perilaku bermasalah
Masalah perilaku yang dialami di sekolah masih wajar jika tidak merugikan dirinya
sendiri dan orang lain. Dampak permasalah ini akan menghambat dirinya dalam
proses sosialisasi dengan remaja lainnya, ataupun dengan gurunya.
2. Prilaku menyimpang
Perilaku menyimmpang pada remaja merupakan prilaku yang kacau dan
menyembabkan seorang re,aja kelihatan gugup serta perilakunya tidak terkontrol.
Remaja yang bianya mengalami perilaku ini remaja yang lagi tidak tenang dan tidak
bahagia yang menyebabkankan hilangnya konsentrasi diri.
3. Penyesuaian diri yang salah
Perilaku ini biasanya tidak dilakukan sebagian remaja biasanya di lakukan karena
didorong oleh keinginan mencari jalan pintas dalam menyelesaikan sesuatu tanpa
memikirkan akibatnya.
4. Perilaku tidak dapat membedakan benar atau salah
Cendrung pada sebagian remaja adalah tidak mampu membedakan antara perilaku
yang benar dan perilaku yang salah.
5. Perilaku yang berkaitan dengan perhatian
Perilaku yang berkaitan dengan perhatian adalah anak yang mengalami defisiensi
dalam perhatian dan tidak dapat menerima implus-implus sehingga tingkah lakunya
tidak terkontrol dan menjadi hiperataktif.
Maka dari itu guru sebagai konselor sangatlah penting, disini guru tidak hanya beryugas
untuk menyampaikan ilmu kepada siswa saja, tetapi juga mempunyai peran lainnya, yaitu
menjadi orang tua kedua bagi siswa dan berperan sebagai konselor. Peran guru sebagai konselor
sesungguhnya bukan hanya tugas guru BK, tetepi juga tugas setiap guru wali kelas, temasuk guru
pendidikan madrasah ibtidaiyah.

TUGAS GURU BK DI SEKOLAH

TUGAS GURU BK DI SEKOLAH
Guru BK memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang dalam membimbing terhadap peserta didik. Tugas guru membimbing, membimbing dengan kebutuhan siswa, potensi yang dimiliki siswa, bakat dan minat, dan kepribadian peserta didik di sekolah.
Tugas-tugas guru BK itu membantu peserta didik dalam :
1.      Melayani peserta didik untuk pengembangkat kehidupan pribadinya, yakni membantu peserta didik untuk memahami, dan menilai bakat dan minat yang dimiliki dari setiap peserta didik.
2.      Melayani peserta didik untuk mengembangkan kehidupan social  yakni mengembangkan hubungan peserta didik dengan masyarakat social.
3.      Melayani kemampuan belajar peserta didik yakni untuk untuk membantu peserta didik mengembangkan proses belajarnya sesuai dengan pendidikan yang ada di sekolahnya.
4.      Melayani peserta didik untuk memahami atau mengembangkan karir dengan cara menggali informasi dan mengarahkan untuk mengambil keputusan tentang karirnya.
Setelah memahami tugas-tugas  guru BK yang sebenarnya, maka guru BK di suatu sekolah tersebut sangat be reran penting dalam perkembangan peserta didik, bukan hanya orang yang disamakan dengan satpam yang menjaga gerbang dan memanggil peserta didik yang bermasalah saja akan tetapi guru BK di sini menjaga bagaimana erkembangan peserta didik, bagaimana perkembangan bakat minat peserta didik dan bagaimana peserta didik memahami perkemabangan karir dengan menggali infprmasi-informasi dari luar, jadi  guru BK di sebuah sekolah atau lembaga itu sangat perperan sekali, perlu kita tanamkan kepada peserta didik agar tidak menganggap bahwa guru BK itu bukan hanya mengawasi siswa yang bermasalah saja akan tetapi gu BK juga mengawasi siswa-siswa yang tidak bermasalah untuk mengetahui bagaimana perkemabangan peserta didik yang ada disekolahnya.
Pengawasan seorang guru BK maksimal mengawasi 250 siswa jadi untuk mengawasi atau mengetahui bagaimana perkembangan perserta didik tersebut tidak mudah maka disini guru BK untuk membuat jadwal kegiatan dari masing-masing kelas dalam pengecekan atau pengetahuan bakat minat yang dimiliki dari masing-masing siswa dengan mebagian jadwal seperti itu guru bk mudah bagaimana perkembangan peserta didik.

Selain mengawasi perkembangan siswa guru bk juga membuat dukomen atau laporan kepada orang tua tentang perkembangan anaknya persemister atau perbulan, baik dalam minat bakatnya, dalam kepercayaan dirinya, dalam bersosialisasi maupun dalam menggali informasi. Jadi orang tua juga harus mengetahui bagaimana perkembangan anaknya di sekolah. 

KEKANGAN DARI ORANG TUA

KEKANGAN DARI ORANG TUA
Ada seorang anak kecil yang cerita tentang bagaimana orang tuanya mendidiknya. Nah disini si anak tersebut cerita bawah di rumahnya anak tersebut selalu di kekang dengan bagaimana tugas lesnya, bagaimana sekolah lebih khususnya kemasalah pendidikannya, tidak pernah sama sekali membincangkan masalah liburan hanya perkembangan pelajaran saja yang dibicarakan orang tuanya. Seperti yang telah dikatakan oleh Ali bin Abi Tholib “ jangan paksakan anakmu untuk menjadi seperti kamu, karena dia diciptakan bukan untuk zaman kamu.”
Nasihat ali tersebut mengingatkan untuk orang tua agar selalu memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan perkembangan jiwa seorang anak. Bukan sibuk dengan keterampilan yang harus ia miliki, kehebatan apa yang harus ia raih, dan pekerjaan apa yang mesti ia impikan. Disini kita serahkan kepada anak apa tujuan ia hidup dan untuk selalu memegang komitmen yang kuat pada agama. Kegagalan adalah ketika dapat melebihi kehebatan orang tuanya, tetapi jiwa mereka rapuh, sementara iman hampir-hampir tidak dapat ditemukan bekasnya.
Bercermin pada Nabi, pendidikan anak pada masa anak-anak awal diarahkan untuk membangun keyakinan yang kokoh kepada allah. Di tembuh dengan dua hal yaitu :
1.       Memberi dasar-dasar keyakinan
Dari rasulullah kita juga belajar bagaimana mempelajari dasar-dasar keyakinan kepada allah ditumbuhkan sejak balita.  Karena ketika balita itu anak-anak mudah meresap apa yang ia dengar dan ia liat baru ia akan menirukan apa yang ia dengar dan ia liat. Pada saat inilah anak tersebut akan cepat tanggap untuk menirukan sesuatu.
2.       Melimpahkan kasih sayang secara tulus, dan bersahabatlah dengan anak. Karena tulus dari orang itu sangat mempengaruhi pertumbuhan anak.
Alahkah hangat kasih sayang orang tua, mereka akan selalu mengingat kenangan-kenangan yang telah di alami dengan orang tuanya, ketika sholat jama’ah, ketika berlibur, ketika belajar ngaji, dan tidak dikekang dengan masalah yang mengasah otak saja akan tetapi dengan hiburan jiwa seorang ada juga ada. Mereka merasakan keindahan kebersamaan bersama keluarga bukan tertekan karena anak untuk terus ditanyakan masalah yang menghambat perkembangan anak.               
Masih banyak orang tua merasa dengan sungguh-sungguh berjuang untuk anaknya. Padahal yang terjadi sesungguhnya adalah memaksa menjadi seperti keinginan orang tua. Kita paksa anak-anak kita untuk meniru kehidupan orang tua, dengan bekal seperti bekal orang tua, padalah ia diciptakan bukan untuk menghadapi zaman seperti orang tua. Ia diciptakan untuk menghadapi zaman lain yang berbeda.
Telah kita ketahui bahwa kecerdasan otak dan kekuatan bakat tak cukup kuat untuk mengokohkan jiwa anak dan menghidupkan hati mereka. Anak-anak yang cerdas terbiasa di bekali dengan pengetahuan tanpa dibangun empati dan komitmen hidup yang kokoh justru lebih mudah mengalami stres. Sedangkan anak-anak yang memilki otak yang cemerlang tetapi kurang memikirkan pengetahuannya, kurangnya kasih sayang dan tidsk terbina tujuan hidupnya  justru sangat rentan frustasi. Mereka rwan terkena depresi dan keputusasaan.


Minggu, 13 Maret 2016

CARA MEMBIMBING ANAK YANG BAIK



CARA MEMBIMBING ANAK YANG BAIK
            Orang tua selama ini hanya mampu memberi ruang dan memenuhi kebutuhan fisik anaknya sedangkan kebutuhan psikisnya terabaikan. Bagaimana tidak terabaikan jika mereka hanya dirawat dan didik pebantu yang kurang pendidikannya. Anak sesuai fitrah merupakan amanah dari allah yang wajib dijaga, dipelihara, dan dirawat dengan kesabaran, kasih sayang dan cinta kasih. Cinta pada anak seringkali orang tua membanggakan anaknya. Dengan itu disini saya ada tips bagaimana cara membing anak agar menjadi anak yang baik.
1.      Bersikap lembut dan tunjukkan kasih syang yang tulus
Sebagai orang tua selalu bersikap lembut kepada anak. Sebab hanya dengan tutur kata yang lembut seorang anak akan mendengarkan perkataan dari orang tuanya.
2.      Jadilah pendengar yang baik dan berikan dukungan
Mungkin seorang anak pernah dikatakan atau di olok-olok oleh teman sebayanya. Sebagai orang tua yang baik, cobalah untuk melakukan pendekatan agar si anak mau bercerita.
3.      Bangun kreatifitas dengan bermain
Mengajarkan anak bukan berarti harus selalu membuat’ peraturan-peraturan baru’yang tidak menyenagkan baginya, akan tetapi juga bisa dengan cara bermain bersama.
4.      Hindari penggunaan kata jangan
Inilah satu kesalahan yang kerap dilakukan oleh orang tua. Di saat anak tengah bereksperimen yang mungkin sedikit membahayakan, orang tua umumnya berkata jangan kepada anak, sebenarnya hal yang seperti itu tidak baik untuk anak yang masih usia dini.
5.      Jadilah panutan dan idola untuk anak kita
Pada umumnya setiap anak memiliki idola di dunia imajinasinya. Namun didunia yang sesungguhnya ia juga pasti ingin memilikinya. Sebagai orang tua sebisamungkin mencoba untuk menjadi apa yang diinginkan oleh seorang anaknya.
6.      Berikan rasa nyaman
Tumbuhkan rasa nyama saat anak sedang bersama dengan orang tua. Ajaklah untuk berbincang-bincang dan bercerita.
7.      Tumbuhkan sikap menghormati
Ajarkan ia untuk selalu menghormati siapapun orangnya, baik orang yang lebih tua walaupun orang yang lebih muda ataupun teman sebayanya.
8.      Ajarkan rasa tanggung jawab
Ajarkan dan ingatkan seorang anak untuk selalu memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya.
Itulah bagai mana cara merawat anak dini yang baik,,,,,,,, moga bermanfaat,,,,

pentingnya guru BK



PENTINGNYA GURU BK
Dari zaman saya masih SMA sampai sekarang, mengapa ya anak-anak cendrung tidak memilih curhat pada guru BK nya?guru bimbingan konseling adalah guru yang memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling terhadap siswanya. Hal ini terkait juga dengan pengembngan diri siswa baik pelayanan terhadap kebutuhannya, potensi, bakat yang dimiliki, minat, serta kepribadian mereka.
Dulu pas saya jadi siswa, masih belum tau apa sih tugas guru bimbingan konseling itu? Setahu saya dulu guru bimbingan koseling itu tugasnya hanya akan memanggil siswa-siswa yang bermasalah saja, entah itu pelanggaran kedisiplinan dan tata tertib, nilai jelek, bahkan uang bayaran yang nunggak. Dan benar-benar tidak tahu apa manfaat yang sebebnarnya guru BK tersebut. Jadi siapapun yang masuk ke ruangan guru BK menurut saya pasti siswa yang bermasalah biasanya di sebut dengan anak bandel.
Dan setelah saya duduk di bangku kuliah, pas obsrvasi kemaren masih banyak siswa yang takut sama guru BK, entah alasannya masih sama ?
 pertama, hampir seluruh siswa menganggap bahwa guru BK hanya untuk siswa-siswa yang bermasalah saja, memang tidak bisa di pungkiri kalau siswa itu menganggab begitu karena memang kebanyakan guru BK hanya memanggil siswa yang bermaslah saja, padalah siswa yang tidak bermaslahpun butuh bimbingan juga
kedua, siswa kebanyakan tidak tahu fungsi dan manfaat dari guru BK disekolah selain upaya membantu menyelesaikan maslah. Padahal telah saya ketahui semenjak duduk di bangku kuliah ini bahwa tugas guru BK adalah mengampu bimbingan dan konseling paling sedikit 150 peserta didik dan paling banyak 250 peserta didik per tahun, artinya sekolah yang kekurangan guru BK akan sangat kesulitan mengatur individual. Biasanya, hanya memberikan layanan klasikal dalam bentuk ceramah di dalam kelas.hal ini untuk melihat minat bakat siswa tidak terlaksanakan karena perhatian terhadap siswa individual terbengkalai. Sehingga . sehingga , penyelesaian maslahpun terbengkalai jadilah masalah-masalah siswa menumpuk menjdi karakter yang tidak diinginkan.
            Keberadaan guru BK disekolah sangatlah penting karena banyak aspek dari diri siswa yang perlu di kembangkan, seperti :
  1. Pengembangan kehidupan pribadi, maksudnya dalam bidang pelayanan yang membantu siswa memahami nilai bakat dan minatnya sendiri.
  2. Pengembangan kehidupan sosial, maksudnya disini membantu siswa memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial dan industrial yang harmonis, dinamis.
  3. Pengembangan karir, maksudnya disini dalam bidang pelayanan yang membantu siswa dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir.

Minggu, 28 Februari 2016

cerita tentang guru BK ku

CERITA KU TENTANG GURU BK KU
Disini saya pengen bercerita tentang guru BK saya, seinget saya guru BK di sekolah
dulu itu sudah berumur sekitar 45 tahunan sudah tua, muka judesnya nauzubillah. Semua
murid rata-rata tidak suka dengan guru BK tersebut, bahkan sampai mereka membuat nama
julukan untuk guru BK itu. Kenapa kok sampai segitunya? Karena guru tersebut sangat galak,
cerewet, rempong, dan super nyebelin.
Waktu dulu masih SMA, saya pernah melanggar gara-gara terlambat masuk kelas,
dan akhirnya di panggil sama guru BK.hukuman buat saya waktu itu di suruh bersih-bersih
WC dan nyapu kelas lain, ya biar malu gitu. Dan waktu itu ada salah satu temen saya dia kan
pakai rok panjang dan belahan roknya tersebut terlalu panjang dan guru BK tanpa manggil
langsung di samperin dan di robek langsung tanpa ada tegoran atau peringatan. Dari situ
juga teman-teman banyak yang tidak suka sama guru BK tersebut.
Waktu saya duduk di bangku kelas dua SMA, ada raziyah mendadak, dan banyak dari
teman cowok saya waktu itu ketahuan karena membawa rokok, mereka langsung di bawa
ke ruang atau kantor BK sendiri untuk di kasih pelajaran. Dan pada waktu itu saya juga lagi
bawa 3 novel, berhubung guru BK sedang memeriksa ke temen-temen cowoknya, jadi saya
selipkan novel yang saya itu ke lubang-lubang yang ada di jendela. Dan untung guru yang
ngerazia tidak melihat kumpulan buku tersebut, karena lebih fokus ke teman-teman
cowonya. Jadi dapat di simpulkan bawah guru BK itu seperti SATPAM.
Karena dari dulu sampai sekarang guru BK itu sebagai persinggahan untuk siswa yang
bermasalah. Masalahnya apa saja? Merokok, mencuri, berkelahi, mencontek, melawan guru
dan lain sebagainya.jadi anggapan para siswa kalau ada yang di panggil ke ruangan guru BK
berarti siswa tersebut bermasalah.
Nah sekarang telah kita ketahui bahwa setiap anak itu mempunya karakter yang
berbeda-beda, dan masalah yang beragam macam. Setiap individu dibesarkan dalam
lingkungan yang berbeda-beda pula. Dalam pola asuh dan cara mendidiknya juga
berbeda-beda, karena dari keluarga yang berbeda pula. Ada yang cara didiknya keras ada
pula yang cara didiknya biasa, ada keluarga yang bebas ada pula dari keluarga terkekang.ada
anak yang minder karena tidak secerdas teman-temannya,dan lain sebagainya. Semua hal
itu bisa mempengaruhi perilaku anak di sekolah. Tugas guru BK menggali penyebab murid
melakukan tindakan pelanggaran terhadap tata tertib sekolah.
Nah disini gimana cara guru BK tersebut bisa tau masalah-masalah yang ada di dalam
diri siswa? Caranya guru BK itu harus menjadi teman bagi para muridnya atau siswa. Orang
yang mau mendengarkan, menerima apa adanya, memberi dukungan untuk perbuatan
positif, mengingatkan ketika berbuat hal-hal yang negatif. Bisa dipercaya dalam menyimpan
rahasia, tidak menilai tanpa mendengarkan penjelasan. Bukankah lebih nyama bagi murid
buat ngobrolin jika guru BK bisa meyakinkan murid-muridnya untuk berteman dengannya.?
Dan juga guru BK harus paham betul tentang remaja apalagi guru BK SMA, karena yang dia hadapi adalah remaja-remaja dengan ingin tahu yang sangat besar, memiliki kenekatan dan
keberanian yang menantang segala aturan untuk membuktikan pada semua orang bahwa
mereka bukan robot yang bisa dikendalikan oleh orang tua seperti masih waktu balita.

Minggu, 21 Februari 2016

BIMBINGAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK USIA DINI

BIMBINGAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK USIA DINI
Kegiatan bimbingan menurut para ahli adalah bermuara pada suatu
upaya memberikan bantuan kepada individu agar dapat tumbuh dan
berkembang secara optimal, sedangkan bimbingan untuk ada usia dini
dapat di maknai sebagai bantuan yang dilakukan pendamping terhadap
anak usia dini supaya mereka dapat tumbuh dan berkembang secara
optimal serta mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang di
hadapinya.
Bimbingan disini termasuk bagian penting dari proses pendidikan,
proses pendidikan bukan hanya untuk pengembangan intelektual saja,
akan tetapi proses pendidikan juga mengembangkan seluruh kepribadian
anak karena kepribadian anak tidak dapat di pilah-pilih. Pendidikan disini
bukan penyamaan perkembangan anak, tetapi proses pengembangan
kemampuan dari setiap anak.
Bimbingan disini diberikan kepada semua anak bukan hanya kepada
anak usia dini. Semua anak membutukan bimbingan baik yang
mempunyai masalah maupun yang tidak mempunyai masalah. Anak yang
mempinyai masalah juga membutuhkan bimbingan, karena ia juga perlu
mengembangkan kemampuannya. Dan bimbingan untuk anak yang
bermasalah sebagai perbaikan untuk dirinya.
Bimbingan yang baik disini harus terarah kepada siapa pembimbing
membimbing pada waktu pelaksanaannya supaya yang diwujudkan
berasil dengan baik, seorang pembimbing tidak sembarangan dalam
membimbing harus tau latar belakang siswa tersebut.sehingga
pembimbing mengetahui permasalahan yang ada di dalam diri siswa.
Apalagi anak usia dini yang belum mengetahui apa-apa sangat
membutuhkan bimbingan yang baik agar terhindar dari perbuatan
negative. Seperti yang terdapat dalam hadist
“setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orang
tuanya yang menjadikan anak tersebut beragama yahudi, nasrani
maupun majusi’ (H R Bukhari, Abu Daud, Ahmad)
Jadi di simpulkan dari ayat di atas bahwa perkemabangan anak itu
tergantung dari siapa yang membimbingnya, jika anak di bombing dalam
kebaikan di hindarkan dari kenegativan maka perkemabangan anak akan
menjadi baik pula akan tetapi sebaliknya jika seorang anak sejak kecil
sudah di bombing dalam keburukan atau kejelekan maka perkembangan
anak akan jelek pula.