CERITA KU TENTANG GURU BK KU
Disini saya pengen bercerita tentang guru BK saya, seinget saya guru BK di sekolah
dulu itu sudah berumur sekitar 45 tahunan sudah tua, muka judesnya nauzubillah. Semua
murid rata-rata tidak suka dengan guru BK tersebut, bahkan sampai mereka membuat nama
julukan untuk guru BK itu. Kenapa kok sampai segitunya? Karena guru tersebut sangat galak,
cerewet, rempong, dan super nyebelin.
Waktu dulu masih SMA, saya pernah melanggar gara-gara terlambat masuk kelas,
dan akhirnya di panggil sama guru BK.hukuman buat saya waktu itu di suruh bersih-bersih
WC dan nyapu kelas lain, ya biar malu gitu. Dan waktu itu ada salah satu temen saya dia kan
pakai rok panjang dan belahan roknya tersebut terlalu panjang dan guru BK tanpa manggil
langsung di samperin dan di robek langsung tanpa ada tegoran atau peringatan. Dari situ
juga teman-teman banyak yang tidak suka sama guru BK tersebut.
Waktu saya duduk di bangku kelas dua SMA, ada raziyah mendadak, dan banyak dari
teman cowok saya waktu itu ketahuan karena membawa rokok, mereka langsung di bawa
ke ruang atau kantor BK sendiri untuk di kasih pelajaran. Dan pada waktu itu saya juga lagi
bawa 3 novel, berhubung guru BK sedang memeriksa ke temen-temen cowoknya, jadi saya
selipkan novel yang saya itu ke lubang-lubang yang ada di jendela. Dan untung guru yang
ngerazia tidak melihat kumpulan buku tersebut, karena lebih fokus ke teman-teman
cowonya. Jadi dapat di simpulkan bawah guru BK itu seperti SATPAM.
Karena dari dulu sampai sekarang guru BK itu sebagai persinggahan untuk siswa yang
bermasalah. Masalahnya apa saja? Merokok, mencuri, berkelahi, mencontek, melawan guru
dan lain sebagainya.jadi anggapan para siswa kalau ada yang di panggil ke ruangan guru BK
berarti siswa tersebut bermasalah.
Nah sekarang telah kita ketahui bahwa setiap anak itu mempunya karakter yang
berbeda-beda, dan masalah yang beragam macam. Setiap individu dibesarkan dalam
lingkungan yang berbeda-beda pula. Dalam pola asuh dan cara mendidiknya juga
berbeda-beda, karena dari keluarga yang berbeda pula. Ada yang cara didiknya keras ada
pula yang cara didiknya biasa, ada keluarga yang bebas ada pula dari keluarga terkekang.ada
anak yang minder karena tidak secerdas teman-temannya,dan lain sebagainya. Semua hal
itu bisa mempengaruhi perilaku anak di sekolah. Tugas guru BK menggali penyebab murid
melakukan tindakan pelanggaran terhadap tata tertib sekolah.
Nah disini gimana cara guru BK tersebut bisa tau masalah-masalah yang ada di dalam
diri siswa? Caranya guru BK itu harus menjadi teman bagi para muridnya atau siswa. Orang
yang mau mendengarkan, menerima apa adanya, memberi dukungan untuk perbuatan
positif, mengingatkan ketika berbuat hal-hal yang negatif. Bisa dipercaya dalam menyimpan
rahasia, tidak menilai tanpa mendengarkan penjelasan. Bukankah lebih nyama bagi murid
buat ngobrolin jika guru BK bisa meyakinkan murid-muridnya untuk berteman dengannya.?
Dan juga guru BK harus paham betul tentang remaja apalagi guru BK SMA, karena yang dia hadapi adalah remaja-remaja dengan ingin tahu yang sangat besar, memiliki kenekatan dan
keberanian yang menantang segala aturan untuk membuktikan pada semua orang bahwa
mereka bukan robot yang bisa dikendalikan oleh orang tua seperti masih waktu balita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar